THE APPLICATION OF CARTEL LAW IN THE FREIGHT CONTAINER CASE: AN ANALYSIS OF THE RATIO DECIDENDI OF SUPREME COURT JUDGMENT
DOI:
https://doi.org/10.29123/jy.v19i1.783Keywords:
cartels, ratio decidendi, business competitionAbstract
A cartel is one form of prohibited anti-competitive practice because it allows business actors to control prices, the distribution of goods, or market conditions through agreements among competitors. Such practices may undermine the competitive process and cause harm to consumers. In Indonesia, the prohibition of cartel practices is governed by Law Number 5 of 1999 concerning the Prohibition of Monopolistic Practices and Unfair Business Competition as an instrument of legal protection while also promoting a healthy competitive environment. This study aims to analyze the legal nature of cartel agreements under Indonesian competition law and examine the relevance of the application of cartel law in the ratio decidendi of Supreme Court Judgment Number 1114 K/Pdt.Sus-KPPU/2021 in light of Law Number 5 of 1999. This study employs normative legal research using a statute approach and a conceptual approach. The findings indicate that Law Number 5 of 1999 has not been fully effective in preventing cartel practices by business actors. The findings also indicate that the ratio decidendi adopted by the Business Competition Supervisory Commission and the Supreme Court is consistent with the provisions of Law Number 5 of 1999. Such consistency rests on identifying price signaling as a form of coordination among competitors, thereby forming the basis for applying the per se illegal approach in adjudicating the case. These findings underscore the importance of the consistent application of competition law to enhance the effectiveness of law enforcement against cartel practices in Indonesia.
References
Agustina, E. S., Ariani, R. S., & Hasnadewi, N. (2023). Analisis upaya penegakan hukum terhadap tindakan kemitraan dalam perspektif persaingan usaha tidak sehat. Journal of Studia Legalia, 4(1), 13-20. https://doi.org/10.61084/jsl.v4i01.61.
Akbar, F., Marjo, M., & Aidi, Z. (2022). Analisis yuridis terhadap penerapan bukti tidak langsung dalam pembuktian kasus kartel (Studi Kasus Putusan Kppu Perkara Nomor 08/KPPU-L/2018). Diponegoro Law Journal, 11(1).
Alfalmy, J. M. H., Yuniarti, S. E., & Fachrezzi, F. T. A. (2023). Efektivitas program kepatuhan persaingan usaha dalam mencegah praktik monopoli usaha (Studi kasus dugaan kartel minyak goreng masa covid-19). Journal of Studia Legalia, 4(1), 31-42. https://doi.org/10.61084/jsl.v4i01.63.
Anggraini, A. M. T. (2013). Penggunaan bukti ekonomi dalam kartel berdasarkan hukum persaingan usaha. Jurnal Hukum Prioris, 3(3), 1-25.
Astuti, N. A. P. M., & Wiryawan, I. W. (2015). Pendekatan per se illegal dalam perjanjian penetapan harga (Price fixing) terkait kasus PT Excelcomindo Pratama, Tbk. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 3(2), 1-5.
Fuady, M. (2006). Teori hukum pembuktian (Pidana dan perdata). Bandung: Citra Aditya Bakti.
Hamzah, A. (1985). Pengantar hukum acara pidana Indonesia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Harahap, M. Y. (1997). Beberapa tinjauan tentang permasalahan hukum. Buku ke-2. Bandung: Citra Aditya Bakti.
____________. (2013). Pembahasan permasalahan dan penerapan KUHAP: Penyidikan dan penuntutan. Jakarta: Sinar Grafika.
Hartanto, H., & Wirawan, G. Y. (2021). Larangan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dalam industri sepeda motor (Kajian Putusan Mahkamah Agung Nomor 217 K/Pdt.Sus-KPPU/2019). Dialogia Iuridica, 12(2), 50-68. https://doi.org/10.28932/di.v12i2.3121.
Hermansyah. (2008). Pokok-pokok hukum persaingan usaha di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Irwanti, K., Rochaeti, N., & Pujiyono. (2016). Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana terhadap anak pelaku tindak pidana kekerasan (Putusan Nomor 3/Pid.Sus/A/2015/PN.CN). Diponegoro Law Journal, 5(3), 1-21.
Jemarut, W. (2020). Pendekatan rule of reason dan per se illegal dalam perkara persaingan usaha. Widya Yuridika: Jurnal Hukum, 3(2), 377-384. https://doi.org/10.31328/wy.v3i2.1688.
Kasimin. (2020). Analisis hukum terhadap hak-hak rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika di Indonesia. Tesis. Jakarta: UPN Veteran Jakarta. https://repository.upnvj.ac.id/10803/.
Khalid, A. (2014). Penafsiran hukum oleh hakim dalam sistem peradilan di Indonesia. Al-Adl: Jurnal Hukum, 6(11), 9-36.
Kiptiyah, S. (2008). Bagaimana mengatur kartel di negeri sakura: Sebuah pengetahuan. Kompetisi, 11, 18-19.
Margono, S. (2009). Hukum anti monopoli. Jakarta: Sinar Grafika.
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum. Jakarta: Prenada Media Group.
Meyliana, D. (2013). Hukum persaingan usaha: Studi konsep pembuktian terhadap perjanjian penetapan harga dalam persaingan usaha. Malang: Setara Press.
Muhtarom, M. (2014). Asas-asas hukum perjanjian: Suatu landasan dalam pembuatan kontrak. Jurnal Suhuf, 26(1), 48-56.
Munawir, Z. (2020). Asas legalitas dalam kepastian hukum terhadap praktek kartel usaha breeding farm (Studi Putusan KPPU Nomor 02/KPPU-I/2002). Doktrina: Journal of Law, 3(1), 22-36.
Nugroho, S. A. (2014). Hukum persaingan usaha di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.
Nurhafifah, N., & Rahmiati, R. (2015). Pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terkait hal yang memberatkan dan meringankan putusan. Kanun Jurnal Ilmu Hukum, 17(2), 341-362.
Prayoga, A. D. (1999). Persaingan usaha dan hukum yang mengaturnya di Indonesia. Jakarta: ELIPS.
Prinst, D. (2008). Hukum acara pidana dalam praktik. Jakarta: Djambatan.
Pudjosewojo, K. (1976). Pedoman pelajaran tata hukum Indonesia. Jakarta: Aksara Baru.
Puspa, Y. P. (1977). Kamus hukum. Semarang: Aneka Ilmu.
Qindy, F. H. A. (2018). Kajian hukum terhadap kasus kartel minyak goreng di Indonesia (Studi Putusan KPPU Nomor 24/KPPU-1/2009). Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune, 1(1), 39-52. https://doi.org/10.30996/jhbbc.v0i0.1755.
Rizal S, M., Bakhtiar, B., & Gani, A. W. (2022). Analisis yuridis ratio decidendi putusan terhadap penegakan hukum tindak pidana perbankan terkait perizinan (Studi Putusan Nomor 222/Pid.B/2018/PN Mks). Supremai: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya, 17(1), 139-146.
Sianturi, T. A., & Hutabarat, S. M. D. (2020). Perjanjian penetapan harga dalam industri jasa uang tambang kontainer (Freight container): Studi Putusan KPPU Nomor 8/KPPU-L/2018. Krtha Bhayangkara, 14(2), 184-205. https://doi.org/10.31599/krtha.v14i2.196.
Silalahi, U., Prananingtyas, P., Anggraini, A. M. T., Purba, M. H. Y., Jusmadi, R., Maarif, S., Surjadi., Robert., Mardanugraha, E., Setianingrum, R. B., Rumokoy, P. O., Kasali, R., Sukarmi., Sirait, N. N., Hawin, M., Kagramanto, B. L., Kurnia, T., Setiawan, M., & Reza, M. (2025). Hukum persaingan usaha: Buku teks. Edisi Ketiga. Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha.
Simbolon, A. (2013). Pendekatan yang dilakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha menentukan pelanggaran dalam hukum persaingan usaha. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 20(2), 186-206. https://doi.org/10.20885/iustum.vol20.iss2.art2.
Subekti, R. (1987). Hukum perjanjian. Jakarta: Intermasa.
_________. (2014). Aneka perjanjian. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Subekti, R., & Tjitrosudibio, R. (2017). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk wetbook) dengan tambahan Undang-Undang Pokok Agraria dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta: Balai Pustaka.
Syahmin, A. K. (2007). Hukum dagang internasional dalam kerangka studi analitis. Jakarta: Rajawali Pers (RajaGrafindo Persada).
Usman, R. (2013). Hukum persaingan usaha di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.
Wafiya, W. (2014). Politik hukum pembentukan Undang-Undang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 8(4), 657-680. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no4.323.
Wicaksana, D. A., Yusup, D. K., Jebabun, A., Abiyoso, Y., Warneri, M. R., Trisia, S., Amelia, R., Collins, J. S., Tarigan, M. I., Susurie, R. W., Hamnach, B., Wulandari, N., Wasti, R. M., Aziz, M. A., Novianto, R., & Salmande, A. (2020). Penelitian format putusan pengadilan Indonesia: Studi empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung (Cetakan pertama). Jakarta: Badan Penerbit FHUI.
Wicaksana, Y. P. (2018). Implementasi asas ius curia novit dalam penafsiran hukum putusan hakim tentang keabsahan penetapan tersangka. Lex Renaissance, 3(1), 86-108. https://doi.org/10.20885/JLR.vol3.iss1.art3.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vina Musarrofah, Rumawi RUMAWI, Sri Lumatuh Saadah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










